Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,"Pasukan AD Militer Republik Islam Iran hadir di perbatasan timur dan barat negara ini dengan kekuatan, dan siap menghadapi ancaman apa pun dalam menciptakan keamanan di wilayah tersebut," kata Sayyari seperti dikutip YJC, Minggu (20/3/2022).
Sementara itu, Komandan AD Militer Iran Brigadir Jenderal Kiomars Heydari telah mengumumkan pembentukan "tiga perubahan mendasar" dalam struktur kekuatan militer ini.
Menurutnya, perubahan tersebut adalah di bidang persenjataan dan peralatan NEZAJA (pasukan AD Militer Republik Islam Iran) dan perubahan yang sejalan dengan ancaman di masa depan.
Brigjen Heydari juga mengumumkan pengembangan taktik, teknik dan operasi sesuai dengan kondisi iklim.
"Pasukan penjaga perbatasan Iran menciptakan keamanan dengan metode modern dan mekanis, dan menggunakan sensor peringatan dan berbagai jenis alat penyadap dan sinyal serta sistem lainnya," pungkasnya. (RA)
342/